{"id":607,"date":"2025-08-06T17:53:18","date_gmt":"2025-08-06T10:53:18","guid":{"rendered":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?p=607"},"modified":"2026-03-21T19:12:37","modified_gmt":"2026-03-21T12:12:37","slug":"nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/","title":{"rendered":"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\"><span data-sheets-root=\"1\"><a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\">Cerita Sex Citra 10<\/a> &#8211; <\/span>&#8220;PRAWOTO&#8230;???!&#8221; Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d Tambahnya lagi seolah tak percaya jika lelaki yang sedari tadi menikmati tubuh moleknya dengan kasar adalah si tukang sate, teman Seto.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sambil berkacak pinggang, Prawoto hanya bisa tersenyum sambil menganggukan kepala. Sama sekali tak merasa bersalah sedikitpun. \u201cEnak khan mbak dientotin kontol besarku&#8230;?\u201d Tanya Prawoto santai.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sekilas, Citra melirik ke arah batang penis Prawoto yang masih setengah tegang.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Wow.. Kontolnya besar sekali&#8230;.&#8221; Kagum Citra sambil terus menatap batang yang ada di depan hidungnya. &#8220;Ga beda dengan kontol Seto&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehehe&#8230;. Puas-puasin deh mbak liatin kontol yang baru saja menyetubuhimu ini.. Hehehe..?&#8221; Kata tukang sate itu seolah membaca apa yang ada diotak Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dengan sengaja, lelaki kurus itu lalu melakukan kegels dan mempermainkan otot kelaminnya. Membuat batang penisnya yang baru saja memuntahkan sperma ke mulut mungil Citra itu mengangguk-angguk lucu. Seolah menggoda, berulang kali kepala penis tukang sate itu mengetuk-ketuk dagu dan hidung Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cMau aku entotin lagi nggak mbak&#8230;? \u201c Tanya lelaki kurus itu lagi, yang kali ini ia mulai menepuk-tepukkan batang penisnya yang masih belepotan sperma itu ke mulut Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">PUK PUK PUK PUK<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cBuka mulutmu mbak\u2026\u201d Kata Prawoto yang tanpa meminta lebih jauh segera menjejalkan lagi batang penisnya dalam-dalam ke mulut Citra. Entah karena masih mengantuk atau belum berpikir apa-apa, Citra hanya membiarkan kepala penis Prawoto menyeruak masuk. Menerobos bibir dan deretan gigi putihnya. Tak lama kemudian Prawoto segera menggerakkan batang penis itu maju mundur, mirip seperti orang yang sedang menggosokkan sikat gigi ke mulut Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Tiba-tiba, Citra tersadar dengan apa yang ada di dalam mulutnya. &#8220;Kontol Prawoto khan baru saja menyodomi anusku&#8230;?&#8221; Tanya Citra dalam hati sambil memundurkan kepalanya menjauh dari batang penis Prawoto. &#8220;Mmmmpppffff&#8230;..&#8221; Ucap Citra berusaha menghindar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Eh eh eeehh&#8230; Jangan berhenti dulu mbak&#8230;Aku pengen ngerasain lagi enaknya ngentotin tenggorokanmu&#8230;&#8221; Cegah Prawoto yang dengan sigap segera memegang belakang kepala Citra. Membuat wanita cantik itu tak mampu menggerakkan kepalanya dari sodokan penis besar Prawoto.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Seketika, sebuah rasa yang tak pernah Citra kenal seumur hidupnya menjalar cepat di sekujur syaraf indera perasanya. Pahit, getir, asam, asin, semua menyatu menjadi satu. Belum lagi ditambah dengan aroma memabukkan yang berasal dari lubang pembuangan tubuhnya, membuat wanita cantik itu merasa begitu dipermalukan oleh Prawoto.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;HOOEEEKK&#8230; &#8221; Erang Citra lagi, berusaha keras menolak sodokan penis Prawoto.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehehe&#8230; Gausah geli mbak&#8230; Khan ini lendir anusmu sendiri&#8230;&#8221; Kata Prawoto yang terus menyodokkan penisnya dalam-dalam ke mulut Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cHUOOOKK\u2026\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Enak khan rasanya\u2026? Nikmatin aja mbak.. Nggak usah dilawan&#8230; Hehehehe&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Baru juga semalam ketemu, dia sudah berani menyetubuhi diriku&#8230;&#8221; Batin Citra kesal.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Baru juga salaman saling sapa, dia sudah berani menyodomi anusku&#8230; &#8220;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Baru juga kenal semalaman, dia sudah meminta mulut dan lidahku menjilati lendir anusku yang menempel pada batang penisnya&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cKok kamu diem aja mbak\u2026? Tanya Prawoto,<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kamu suka ya diperlakukan seperti ini\u2026?\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pasti kamu mulai menikmati ya mbak..? Hehehehe&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pikiran Citra semakin kacau. Tak tahu harus berbuat apa. Yang bisa ia lakukan saat itu hanyalah berdiam diri. Oleh karenanya Citra sengaja tak menjawab pertanyaan Prawoto sedikitpun.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Berulang kali tak menjawab pertanyaannya, membuat Prawoto gemas. Dengan cepat, lelaki kurus itu lalu menjulurkan tangannya kebawah, meraba payudara besar Citra lalu meremasnya kencang-kencang.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cHaaaaawwww\u2026. Haaakiiiittttt\u2026.\u201d Jerit Citra lantang dengan mulut yang masih tersumpal penis Prawoto.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cHehehehe\u2026. Akhirnya kamu bisa bersuara juga mbak\u2026.Hehehe\u2026.\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cEmhaang akhu pahung, diem haja halok dihapa-hapain\u2026?\u201d jawab Citra kesal<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cHehehe\u2026 Bukan patung ya\u2026.? Abisan dari tadi aku tanya, mbak nggak jawab sama sekali\u2026\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Walau kesal, entah kenapa wanita cantik itu sama sekali tak melarang Prawoto ketika ia dan batang penisnya mengobrak-abrik mulut dan tenggorokannya. Ia tetap duduk diam di tepi kasur sambil berpegangan pada paha kurus tukang sate itu. Citra sama sekali tak menolak menerima sodokan-sodokan kasar dari penis Prawoto yang semakin lama semakin masuk dalam-dalam.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">GAG GAG GAG<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cKamu suka seks kasar ya mbak\u2026?\u201d Tanya Prawoto lagi<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Citra tak menjawab, ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sambil terus menerima perlakuan kasar Prawoto. Lagi-lagi Prawoto meremas payudara besar Citra keras-keras.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;AArrrggghh&#8230; Haaakiiittt&#8230;&#8221; Jerit Citra lagi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehehe&#8230;. Jawab mbak&#8230;. Jawab kalo kamu suka diperlakukan kasar&#8230;&#8221; Kata Prawoto lagi sembari terus menyodokkan batang penisnya dalam-dalam ke mulut Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">GAG GAG GAG<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehe&#8230; Nggak usah malu mbak&#8230; Ngaku aja kalo suka&#8230;.&#8221; Kata Prawoto, &#8220;Ayo buka mulutmu lebih lebar mbak\u2026 Rasain kepala kontolku\u2026\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">GAG GAG GAG GAG<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Enak ya mbak mulutnya aku entotin..?&#8221; Tanya Prawoto yang tiba-tiba mencabut penisnya lepas dari mulut Citra dan membiarkan wanita cantik itu mangap-mangap lebar menantikan siksaannya lagi. &#8220;Enak khan mbak..? Ayo ndongak mbak&#8230;. Buka mulutnya lebar-lebar&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Aaahhh&#8230;.&#8221; Ucap Citra menurut sambil mendongak. Lalu ia membuka mulut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;JUUUHHH&#8230;.&#8221; Prawoto tiba-tiba meludahi mulut Citra. &#8220;Ayo jawab mbak&#8230; Kamu suka khan aku perlakukan seperti ini&#8230;?<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Entah kenapa, Citra sama sekali tak tersinggung ketika menerima perlakuan kurang ajar Prawoto. Alih-alih marah kerena mulutnya baru diludahi Prawoto, ia malah menelan habis ludah tukang sate itu kemudian membuka mulutnya lagi. &#8220;Aaaaaaa&#8230;..&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehehe&#8230; Kamu suka ya mbak&#8230;?&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dengan malu-malu, Citra lalu menganggukkan kepalanya pelan. Ini seperti bukan dirinya. Karena tak mungkin Citra yang ia kenal mau diperlakukan seperti wanita hina begini. Terlebih, diperlakukan semena-mena oleh lelaki yang baru saja ia kenal.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Naaahhh&#8230;. Begitu doonk mbaaak&#8230;. Hehehe&#8230;.&#8221; Ucap Prawoto girang. &#8220;JUUUHHH&#8230;.&#8221; Lagi-lagi, lelaki kurus itu meludahi mulut Citra, &#8220;Telan mbak&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">GLEK.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehe&#8230;. Pinteeeerrr&#8230;. Kamu memang wanita penurut&#8230;.. JUUUHHH&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Melihat pria yang ada didepannya senang, Citra pun seolah menikmati perlakuan kurang ajarnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sekarang isep kontolku lebih dalam lagi mbak&#8230;.\u201d Pinta Prawoto sambil cepat-cepat melesakkan batang penisnya dan memaju-mundurkan pinggulnya. \u201dSedot yang dalem mbak\u2026 Rasain air ludahku&#8230; Rasain bekas pejuhku&#8230; Rasain bekas lendir anusmu&#8230;\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cMppphhhfff\u2026\u201d Suara mulut Citra begitu tersumpal penis Prawoto lagi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">GAG GAG GAG GAG<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Seolah terhipnotis dengan segala permintaan Prawoto, Citra membiarkan harga dirinya terinjak-injak oleh lelaki kurus itu. &#8220;Citra Agustina&#8230;. Kau wanita murahan&#8230; Sangat gampangan&#8230;.&#8221;Kata batinnya ketika menerima semua perlakuan kasar tukang sate itu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kalo aku boleh menebak&#8230; Kamu tuh wanita yang suka kontol-kontol besar ya mbak&#8230;?&#8221; Celetuk Prawoto, &#8221; Kamu lebih suka disetubuhi kontol pria lain yang ukurannya jauh lebih besar daripada kontol kecil suamimu&#8230;.Ya khan mbak&#8230;?&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hengak ahja&#8230;.Hkata shiapha&#8230;? Nghaco hamu Hbang&#8230; &#8220;Citra menggeleng, sama sekali tak menyetujui pernyataan Prawoto barusan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehe kamu bohong mbak&#8230;. Aku tahu kamu suka&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sialan&#8230;. Kok dia bisa tahu ya&#8230;.?&#8221; Heran Citra dalam hati.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ayo ngaku aja mbak.. Kalo nggak aku siksa loh&#8230;&#8221; Kata Prawoto yang tiba berhenti menyodok mulut Citra, dan melesakkan seluruh batang besar miliknya ke tenggorokan Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;HOOOOEEEKK&#8230;.&#8221; Erang Citra kesakitan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Seketika, Citra tak mampu bernafas. Mulut dan tenggorokannya tiba-tiba penuh sesak dijejali oleh batang besar Prawoto. Saking penuhnya, hampir separuh batang besar itu tertanam ke tenggorokannya. Sakit sekali. Citra yang panik karena tak bisa bernafas buru-buru memukul-mukul tubuh Prawoto, mencoba meronta untuk membebaskan mulut mungilnya dari tusukan penis besarnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Namun, sepertinya percuma.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Semakin Citra meronta, semakin dalam pula batang penis Prawoto melesak masuk kedalam. Membuat mulutnya semakin penuh, tenggorokannya semakin sesak, dan rahangnya semakin pegal..<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Huuooohh&#8230; Enak banget tenggorokanmu mbaaakk&#8230; Ssshhhh&#8230;.. &#8221; Erang Prawoto yang menikmati sensasi tenggorokan Citra ketika tersiksa oleh batang penisnya. &#8220;Rasanya seperti berkedut-keduuuutt&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Citra yang tak mampu melakukan apapun, hanya meronta-ronta sebisanya, mencoba membebaskan diri dari siksaan Prawoto.&#8221;Hayo ngaku dulu ah&#8230; Bilang dulu kalo kamu lebih suka disiksa oleh kontol lelaki lain ketimbang kontol suamimu&#8230; Hehehe&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Merasa tak ada jalan lain, Citra akhirnya mengakui pernyataan Prawoto. Daripada ia pingsan kehabisan nafas dan mati lemas karena tersedak batang penis besar milik si tukang sate, lebih baik ia mengakui semua pernyataan itu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Wanita cantik itu akhirnya menganggukkan kepala.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehehe&#8230;. Perempuan pintar&#8230;&#8221; Kata Prawoto yang kemudian mengendorkan tusukan penisnya dan mencabut batang kebanggaanya keluar dari mulut Citra. &#8221; Akhirnya ngaku&#8230; Hehehehe&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;PUAAAAHHH&#8230;. &#8221; Desah Citra lega. Seperti mendapatkan hidup baru, Citra buru-buru menghisap udara dalam-dalam. &#8220;HAAAAH..HAAAH&#8230;.HAAH&#8230;HAH&#8230;HAH&#8230;. UHUK UHUK UHUK\u2026&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehe&#8230; Kalo panik&#8230; Wajahmu jadi keliatan lebih cantik deh&#8230;&#8221; Kata Prawoto santai sambil mengusap rambut halus Citra dan kemudian mengecup keningnya. &#8220;Aku jadi jatuh cinta ama kamu&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;UHUK UHUK UHUK\u2026 Gila kamu Bang\u2026 Hah Hah Hah\u2026 Wong gendheng&#8230; Bisa mati keselek aku disodok kontolmu Bang&#8230; Hah Hah Hah&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Heehehe&#8230; Makanya ngaku aja mbaaak&#8230; Aku suka kok perempuan jujur&#8230; Cuppp..&#8221; Kata Prawoto yang kemudian mengecupi bibir tipis Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Merasa gemes dengan perlakuan Prawoto, Citra mendorong tubuh tukang sate itu lalu menangkap batang penisnya. Dengan kecepatan tinggi, wanita cantik itu mulai mengocoknya dengan cepat. Tak lupa, Citra juga menyedot dalam-dalam sambil mengecupi lubang kencing Prawoto kuat-kuat.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cSluuurrpp\u2026 Cupcupcluurpp\u2026 Sluurp\u2026\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Eh eh eeeeehhh&#8230; Mbak&#8230;. Kamu mau apa mbaak&#8230;?&#8221; Tanya Prawoto yang kaget dengan perlakuan Citra. Ia tak mengira jika wanita yang sedari tadi diam menerima semua hinaanya, bisa menjadi sebuas ini.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;HUOOOOHHHHH&#8230; ENAK BANGET MBAAAKKK&#8230;&#8221; Erang Prawoto keenakan, &#8220;Ampuuun mbaaak&#8230; Bisa keluar lagi pejuhku kalo sedotanmu kaya gini&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Yaudhah&#8230;.Hkeluahin aha hlagi&#8230; Sluurrpp&#8230;. Sluurrpp&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dan benar saja, melihat tubuh Prawoto mulai bergetar, Citra buru-buru memuntir-muntir batang penis lelaki kurus itu dengan cepat, sambil terus menstimulus kepala penisnya yang besar dengan tenggorokannya yang lembut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Merasa akan segera orgasme, Prawoto segera menangkap kepala Citra dan menyodok-sodokkan penisnya ke mulut Citra cepat-cepat.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">GAG GAG GAG GAG&#8230;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Gila kamu mbak&#8230; Enak bangeeettt&#8230; Ga heran kalo si Monyet Seto itu menggenjotmu sampe pagi mbak&#8230; Essshhh&#8230; Shhhh&#8230; Mulutmu enak banget mbak&#8230; Mirip memekmu&#8230; Mirip anusmuuu&#8230;. Enak bangeeeeettt&#8230;..\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Buru-buru Prawoto lalu mencabut penisnya dan mengambil alih kuasa atas batang besarnya. Dengan kecepatan tinggi, lelaki kurus itu segera mengocok batang beruratnya kuat-kuat sembari mengarahkan kewajah Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cShhh\u2026Buka mulutmu mbak\u2026 Aku mau siram muka genitmu\u2026. AAAARRRRGGGHHHH&#8230;&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cAaaaaaaaaaa\u201d Ucap Citra menurut sambil membuka mulutnya lebar-lebar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">CROT CROT CROT CROT CROT&#8230;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Lima semburan sperma hangat segera meluncur deras keluar dari mulut penis tukang sate itu. Terbang bebas, dan mendarat ke permukaan wajah cantik Citra. Sebagian masuk kedalam mulut dan mengenai rambutnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;HOOOAAAHHH MBAAAAKKK&#8230;. ENAAAAK BANGGGEEEEEETTT&#8230;&#8221; Erang Prawoto lega, &#8220;&#8230; Baru kali ini ada wanita yang bisa bikin kontolku muncrat hanya dengan mulutnya&#8230;. &#8220;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hihihi&#8230; Muncrat sih muncrat&#8230;. Tapi ya masa harus di mukaku siiihhh&#8230;..?&#8221; Omel Citra kesal sambil menyeka sperma hangat dari wajahnya, &#8220;Kena mata niiiihh&#8230; Periiihhh&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehe&#8230; Habis kamu cantik banget sih mbaak.. Jadi pengen mejuhin mukamu terus&#8230;. Hehehehe&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Aaahh&#8230; Tetep aja kamu nyebelin&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Itung-itung buat bikin awet muda mbak&#8230; hehehe&#8230; Hisep lagi donk mbak&#8230;. Bersihin kontolku sampe kinclong ya&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Mendengar permintaan mesum Prawoto, entah kenapa Citra langsung melupakan rasa kesalnya dan segera mencaplok kepala penis lelaki kurus. Wanita cantik itu kemudian menjilatinya dengan buas.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cCitra agustina\u2026 Kamu benar-benar murahan&#8230;. Tak pernah bisa menahan diri kalo melihat kontol besar\u2026\u201d Kata hati Citra berteriak lantang, \u201cApa yang bakal orang lain katakan jika melihat dirimu bisa ditidurin dengan mudah&#8230; Dasar wanita pezina\u2026. Pelacur\u2026 Mbalon&#8230; Cabo.. Sundel\u2026.Jalang&#8230; Pengumbar memek gratisan\u2026&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mas Marwan pasti kecewa memiliki istri sepertimu&#8230; LONTE\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Tiba-tiba, sebuah senyuman tersungging di wajah ayunya. \u201cHihihihi\u2026. Biar aja orang tahu jika aku LONTE&#8230;. Yang penting aku tak merugikan orang lain\u2026. \u201c Balas Citra dalam hati, \u201cYang penting aku senang&#8230;. Yang penting AKU PUAASSS&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">***<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Tak terasa, jarum jam sudah menunjukkan jam 7 pagi dan matahari sudah muncul dari balik gunung. Ditemani suara kicau burung dan segarnya udara pagi, terlihat sepasang manusia yang sedang menikmati pagi diatas balkon.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Enak juga sarapan bikinanmu Bang&#8230;. &#8221; Kata Citra yang masih dalam keadaan telanjang bulat, memakan semua menu sarapan buatan Prawoto dengan lahap. Seolah tak lagi memiliki rasa malu, ia membiarkan tubuh telanjangnya dinikmati oleh mata mesum Prawoto, &#8221; Huuuaaahhh&#8230;.. Jadi kenyang perutku Bang&#8230;. Makasih yaaaaa&#8230;.&#8221; Tambah Citra lagi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Syukurlah kalo kamu suka mbak&#8230;. Tuh jus buahnya sekalian dihabisin&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Glek glek glek&#8230; Aaahhhh&#8230;Semua bikinanmu enak banget Bang&#8230;.. Mirip makanan hotel mahal&#8230;.&#8221; kata Citra sambil mengusap-usap perut rampingnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hehehe. Bisa aja kamu mbak&#8230;.&#8221; Balas Prawoto sambil membereskan piring-piring kotor.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Eh iya Bang&#8230;.. Aku boleh pinjem baju&#8230;? Ama handuk&#8230;?&#8221; Tanya Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Mau mandi ya mbak&#8230;?&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Enggak&#8230; Mau macul&#8230; Hihihi&#8230;.Iyalah aku mau mandi&#8230;.&#8221; Canda Citra, &#8220;Badan aku lengket banget nih&#8230; Penuh pejuh-pejuh lelaki tak bertanggung jawab&#8230;.hihihi&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Yaaaahhh&#8230; Percuma mbak&#8230; Ga ada gunanya bersih-bersihin badan&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Looh&#8230;Kenapa&#8230;.?&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Yaaa Ntar juga bakal aku pejuhin lagi. Hehehehe&#8230;..&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Iiihhh&#8230; Enak aja&#8230; Nggak mau ahhh&#8230; Kamu mainnya kasar&#8230;. Badan aku sakit semua&#8230;.&#8221; Jawab Citra santai, seolah mereka tak lagi memiliki rasa sungkan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hahahaha&#8230;.Kasar tapi suka khan&#8230;?&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Idiiiiih&#8230; Nggak banget&#8230;. Masih enakan cara mainnya Seto&#8230;Weeee, &#8220;Canda Citra lagi sambil menjulurkan lidah<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hahahaha&#8230;. Tapi khan kontolnya gedean aku&#8230; Weeee&#8230;&#8221; Balas Prawoto mengolok Citra.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kontol gede tapi kalo maennya kasar juga percuma Bang&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Habisan aku kasar juga gara-gara kamu mbak&#8230;..&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ngawur aja&#8230;. Mana bisa kasar gara-gara aku&#8230;.?&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Iyalah&#8230; Gara kecantikan dan kegenitanmu&#8230; Aku jadi gemes&#8230;. Trus ujung-ujungnya aku jadi pengen ngabisin semua kenikmatan tubuhmu&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hihihi&#8230; Preeeeeeetttt&#8230;. Awas ketagihan loh&#8230;.&#8221; Kata Citra sambil menjulurkan lidahnya lagi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Emang udah ketagihan kali mbak&#8230; Nih lihat kontolku udah bangun lagi&#8230;.&#8221; Kata Prawoto yang buru-buru bangkit dari tempat duduknya dan lagi-lagi memamerkan batang penisnya yang sedang mengangguk-angguk naik turun .<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Haaaadeeehhhh&#8230;. Ngacengaaaan&#8230;.Hihihi&#8230;. Nggak Seto, nggak kamu, semua otaknya pada mesum&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Ya kalo deket kamu&#8230; Cuman lelaki nggak normal mbak yang ga mesum&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hihihi iya ya&#8230;. Benar juga&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Eh mbak, kamu mau mandi di pemandian air panas gak? Seger banget loh&#8230;.&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Oiyaa&#8230;? Ada yang kaya gituan disinii&#8230; Yuuukkk&#8230;&#8221;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Baca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-1\/\">Cerita Ngentot Petualangan Kakakku Kak Alya 1<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-2\/\">Cerita Ngewek Petualangan Kakakku Kak Alya 2<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-3\/\">Cerita Panas Petualangan Kakakku Kak Alya 3<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-4\/\">Cerita Porno Petualangan Kakakku Kak Alya 4<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-5\/\">Cerita Sange Petualangan Kakakku Kak Alya 5<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-6\/\">Cerita Dewasa Petualangan Kakakku Kak Alya 6<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-7\/\">Cerita Sex Petualangan Kakakku Kak Alya 7<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-8\/\">Cerita Mesum Petualangan Kakakku Kak Alya 8<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-9\/\">Cerita Lendir Petualangan Kakakku, Kak Alya 9<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/petualangan-kakakku-kak-alya-10\/\">Cerita Ngentot Petualangan Kakakku, Kak Alya 10<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cerita Sex Citra 10 &#8211; &#8220;PRAWOTO&#8230;???!&#8221; Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-607","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cerita Sex Citra 10 - &quot;PRAWOTO...???!&quot; Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d Tambahnya lagi seolah tak percaya jika lelaki yang sedari tadi menikmati tubuh moleknya dengan kasar adalah si tukang sate, teman Seto.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cerita Sex Citra 10 - &quot;PRAWOTO...???!&quot; Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d Tambahnya lagi seolah tak percaya jika lelaki yang sedari tadi menikmati tubuh moleknya dengan kasar adalah si tukang sate, teman Seto.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cerita Dewasa Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-06T10:53:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-21T12:12:37+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"dagieldaisy\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"dagieldaisy\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\"},\"author\":{\"name\":\"dagieldaisy\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/48d23f0300e2fc0d3c8d23d9a91ab0c2\"},\"headline\":\"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan\",\"datePublished\":\"2025-08-06T10:53:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-21T12:12:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\"},\"wordCount\":2229,\"commentCount\":0,\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\",\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\",\"name\":\"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-08-06T10:53:18+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-21T12:12:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/48d23f0300e2fc0d3c8d23d9a91ab0c2\"},\"description\":\"Cerita Sex Citra 10 - \\\"PRAWOTO...???!\\\" Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d Tambahnya lagi seolah tak percaya jika lelaki yang sedari tadi menikmati tubuh moleknya dengan kasar adalah si tukang sate, teman Seto.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website\",\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/\",\"name\":\"Cerita Dewasa Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/48d23f0300e2fc0d3c8d23d9a91ab0c2\",\"name\":\"dagieldaisy\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6456178578b16d5240258dc7ec46bc9e5c78fd170af5ec01530a9ce97904b3af?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6456178578b16d5240258dc7ec46bc9e5c78fd170af5ec01530a9ce97904b3af?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6456178578b16d5240258dc7ec46bc9e5c78fd170af5ec01530a9ce97904b3af?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"dagieldaisy\"},\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/author\/dagieldaisy\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan","description":"Cerita Sex Citra 10 - \"PRAWOTO...???!\" Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d Tambahnya lagi seolah tak percaya jika lelaki yang sedari tadi menikmati tubuh moleknya dengan kasar adalah si tukang sate, teman Seto.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan","og_description":"Cerita Sex Citra 10 - \"PRAWOTO...???!\" Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d Tambahnya lagi seolah tak percaya jika lelaki yang sedari tadi menikmati tubuh moleknya dengan kasar adalah si tukang sate, teman Seto.","og_url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/","og_site_name":"Cerita Dewasa Blog","article_published_time":"2025-08-06T10:53:18+00:00","article_modified_time":"2026-03-21T12:12:37+00:00","author":"dagieldaisy","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"dagieldaisy","Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/"},"author":{"name":"dagieldaisy","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/48d23f0300e2fc0d3c8d23d9a91ab0c2"},"headline":"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan","datePublished":"2025-08-06T10:53:18+00:00","dateModified":"2026-03-21T12:12:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/"},"wordCount":2229,"commentCount":0,"articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/","url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/","name":"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website"},"datePublished":"2025-08-06T10:53:18+00:00","dateModified":"2026-03-21T12:12:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/48d23f0300e2fc0d3c8d23d9a91ab0c2"},"description":"Cerita Sex Citra 10 - \"PRAWOTO...???!\" Kaget Citra histeris. Matanya melotot dan mulutnya menganga, \u201cJadi tadi tuh kamu yang menyetubuhiku\u2026.?\u201d Tambahnya lagi seolah tak percaya jika lelaki yang sedari tadi menikmati tubuh moleknya dengan kasar adalah si tukang sate, teman Seto.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nafsu-birahi-citra-10-menikmati-siksaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nafsu Birahi Citra 10 : Menikmati Siksaan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website","url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/","name":"Cerita Dewasa Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/48d23f0300e2fc0d3c8d23d9a91ab0c2","name":"dagieldaisy","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6456178578b16d5240258dc7ec46bc9e5c78fd170af5ec01530a9ce97904b3af?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6456178578b16d5240258dc7ec46bc9e5c78fd170af5ec01530a9ce97904b3af?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6456178578b16d5240258dc7ec46bc9e5c78fd170af5ec01530a9ce97904b3af?s=96&d=mm&r=g","caption":"dagieldaisy"},"url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/author\/dagieldaisy\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=607"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/607\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}