{"id":771,"date":"2025-08-07T18:38:45","date_gmt":"2025-08-07T11:38:45","guid":{"rendered":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?p=771"},"modified":"2026-04-11T15:29:20","modified_gmt":"2026-04-11T08:29:20","slug":"pesta-sex-dengan-7-pria","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/","title":{"rendered":"Pesta Sex Dengan 7 Pria"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\">Cerita Sex Pesta Sex Dengan 7 Pria<\/a> &#8211; Namaku Cynthia. aku selalu \u201chaus seks\u201d. Entah itu karena keperawananku yang diambil oleh mantan cowokku ato itu karena libidoku yang besar. Sejak saat itu, aku selalu mencari cowok yang bisa aku ajak nge-seks. Aku tidak peduli itu cowok apa, yang penting dia punya barang yang bisa memuasin aku. Banyak sekali teman teman cowok ku yang datang di apartemenku kalo aku lagi tidak ada kelas.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Begitulah hidupku di LA. Sekarang aku mau cerita tentang pengalaman seks ku yang tak terlupakan. ***** \u201cHmph, capek nih\u201d umpatku dalam hati. Hari itu aku kuliah sampai jam 9 malam. Parkiran mobil pun sudah gelap. Sambil melihat kanan kiri, aku pun berlari-lari kecil menuju ke mobilku yang ku parkir di belakang gedung science. Ketika sampai di mobil, HP ku berbunyi. Ternyata si Rei. \u201cHalo Cyn, lagi ngapain?\u201d tanya si Rei. \u201cIni nih, lagi mo pulang baru aja selesai kelas\u201d sahutku sambil menstater mobil. \u201cOoh, mo ke sini ga? Kita ntar mo ngadain pesta nih. Kan hari sabtu, masa di rumah aja sih?\u201d Si Rei pun nyerocos. \u201cOh ya? Mau donk, kalo gitu gue ke sana sekarang deh\u201d jawabku dengan senangnya. \u201cOK deh. Bye\u201d Sejak hidup di LA, aku selalu suka dengan kehidupan malam. Pesta, diskotik ataupun pergaulan bebas. Akupun mulai merapikan rambut dan pakaianku.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kemudian, aku mulai membubuhkan make-up tipis di mukaku. Setalah selesai, aku pun mengendarai mobilku ke tempat Rei. Rei adalah anak orang kaya. Apartemenya yang terletak di daerah BH itu sangat mahal harganya. Aku pun memberhentikan mobilku di depan Liquor Store. Ketika aku turun dari mobil, banyak cowok bule yang melihat dan bersiul kepadaku. Saat itu aku hanya mengenakan rok pendek dan kaos putih ketat. Payudaraku yang berukuran 34 c itu pun tampil kian menggoda. Memang payudaraku cukup besar untuk orang seukuranku. Ketika aku sedang mencari cari liquor kesukaanku, Hp ku pun berbunyi lagi. Ketika kulihat nama Rei, aku segera menjawab. Hanya percakapan kecil yang terjadi, ternyata dia minta dibelikan beberapa botol bir. Aku pun segera mengambil sebotol XO dan 12 botol corona. Setelah membayar, aku pun segera mengemudikan mobilku ke tempat Rei. Dengan kemacetan LA aku pun tiba di tempat Rei setelah setengah jam di mobil. Rei pun menyambut ku dengan gembira.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ketika aku masuk, ternyata tidak ada seorang pun di situ selain aku dan Rei. \u201cKok ga ada anak anak? Katanya mo pesta?\u201d tanyaku keheranan. \u201cNtar lagi juga pasti datang\u201d jawabnya sambil tersenyum. \u201cSiapa aja sih?\u201d kejarku. \u201cCowok-cowok lah, 7 orang deh kayaknya.\u201d katanya sambil berjalan ke dapur. \u201cJadi gue cewek sendiri nih?\u201d tanyaku keheranan. Dengan santainya dia cuma menjawab \u201cYup, kenapa? Loe ga suka? Kan loe biasanya suka main keroyokan. Apalagi kalo ceweknya cuman loe sendiri.\u201d \u201cLoe gila ya? loe bikin pesta buat cuman ngentotin gue rame rame?\u201d tanyaku dengan kaget. \u201cBukannya loe suka kayak gituan, apalagi barang mereka gede gede lagi. Tenang aja, dijamin puas\u201d imbuhnya sambil ketawa nyengir.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Aku cuma diam saja. Rei memang sering nge-seks denganku, tapi kita tidak pacaran. Aku juga pernah nge-seks dengan Rei dan dua temannya. Tapi kali ini TUJUH orang. Aku takut tapi aku juga terangsang. Aku memang sangat suka menjadi pusat perhatian apalagi gangbang. Rei tau itu. Rei tau semua tentang aku. Tapi aku cuma tau sedikit tentang Rei. Dia sangat suka melihat cewek di entot rame rame. \u201cKenapa? kok bengong?\u201d tanya Rei sambil mengusap usap tangannya ke pantat kiriku. \u201cGa kenapa kenapa kok\u201d jawabku singkat.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Aku memang sudah biasa dengan kelakuan Rei. Tangan Rei yang tadi cuman memegang pantat kiriku, kini meremas remas pantatku dengan kerasnya. \u201cUdah lah Rei, siapin dulu donk makanan buat pestanya\u201d kataku sambil menepis tangannya. \u201cKok gitu sih? Ayo donk kan udah lama gue ga liat loe telanjang\u201d katanya santai. \u201cYa udah kalo loe mau, tapi siapin dulu donk makanannya. Habis itu kalo ada waktu gue mau mau aja. Gimana? Mau ga?\u201d tanyaku menggoda. \u201cHahaha. Kita cuma makan chips doank kok malem ini. Tuh chipsnya udah ada. Tinggal dibuka doank\u201d katanya sambil memasang muka mesum. \u201cIiih, benci gue ama loe\u201d kataku sambil mencuekin muka mesum dia. \u201cYa udah gue bikinin salad deh. Mau ga?\u201d \u201cBikin lah kalo loe mau\u201d katanya singkat. Ketika aku membuat salad di meja dapur, tangan tangan Rei menjelajahi pantatku. Aku yang sudah biasa dengan itu cuma mendesah desah kecil. Aku merasakan kedua tangannya mengangkat rok ku sampai ke pinggangku. Dia hanya bersiul ketika melihat pantatku yang penuh. Waktu itu aku memakai G-string jadi dia bisa melihat semuanya. \u201cAuw\u201d jeritku ketika Rei memukul pantatku sambil ketawa. Aku pun meneruskan mengaduk salad ketika dia menurunkan g-stringku sampai ke lantai.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Aku segera mengangkat kakiku dan menendang g string itu ke belakang. Aku kira Rei akan segera memasukan penisnya ke dalama memekku, tetapi dia hanya menurunkan rok ku dan merapikannya. Aku terheran heran ketika dia melakukan itu tapi aku tidak mengatakannya. Kini tangan Rei mulai meraba raba dan meremas payudaraku sambil mulutnya menciumi leherku. Aku hanya melenguh kecil ketika dia meremas payudaraku dengan agak keras. Aku memberhentikan kerjaanku dan mencoba menikmati rangsangan Rei. Rei pun mulai melepas baju ketatku. Rei hanya diam ketika dia melihat tubuhku yang setengah telanjang. Aku yang sudah sangat terangsang mulai memijit mijit penis Rei dari luar celananya. Rei pun melenguh keenakan ketika aku remas remas dan kukocok penisnya perlahan. Rei tidak diam saja, dia langsung melepas behaku dan melemparkannya. Aku yang hanya memakai rok mencoba membuka baju Rei. Tapi Rei cuman menepis tanganku. Rei pun ketawa ketika melihatku kebingungan. Rei pun mulai membungkuk dan mengambil beha dan g stringku yang berserakan di lantai.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kemudian dia berjalan ke kamarnya meninggalkan aku yang kebingungan dan sangat terangsang. Ketika aku tersadar bahwa payudaraku terpampang bebas, aku pun kembali mengenakan kaos putih ketatku. Aku merasa kalau putingku tercetak jelas dengan baju itu. Tapi aku tidak punya pilihan lain. Rei pun kembali ke dapur dan kulihat bahwa beha dan g stringku telah dia sembunyikan. \u201cBoleh juga toket loe, lebih keliatan gede lho\u201d katanya sambil meremas remas toketku. \u201cMau loe apa sih Rei? Mau ngentot ga sih loe?\u201d tanyaku sudah tidak sabar. \u201cOh, loe mau ngentot?\u201d tanya nya dengan muka sok innocent. Aku pun menjadi malu sendiri.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Belum sempat aku menjawab telpon apartement Rei berbunyi. Aku tau kalo teman temannya sudah ada di luar. Mereka cuma minta dibukain pintu saja. \u201cNih kalo loe mau ngentot, mending loe sekarang emut kontol gue sampe gue keluar\u201d tantangnya \u201cAda tamu Rei\u201d kataku sambil kebingungan. Rei pun segera memencet tombol untuk membuka pintu apartemen. Apartemen Rei ada di lantai 8. \u201cMasih ada waktu kok\u201d, kata Rei sambil meringis, \u201cayo mau ga?\u201d \u201cNtar kalo mereka liat gimana?\u201d kataku sambil melihat ke pintu. \u201cCuek aja lah. Mereka juga udah tau kalo loe suka nge seks, apalagi gue udah kasih tau mereka kalo loe suka di gangbang. Udah nyerah aja, ntar juga loe pasti ngemut kontol mereka juga\u201d. Aku pun hanya diam dan berjongkok di depan dia. Tanganku mulai membuka resletingnya dan ku keluarkan penis dia yang terbilang besar itu. Tanpa ragu ragu, aku pun segera melahap batang itu dan menghisapnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Rei hanya melenguh kecil sambil menjambak rambutku ketika aku memasukkan penisnya sampai masuk ke tenggorokanku. Aku memang pandai sekali memberi Deep Throat. Ketika aku memberi dia deep throat, Rei pun segera melenguh panjang dan menembakkan air maninya ke mulutku yang langsung kutelan. Aku memang suka menelan air mani cowok. Rei hanya tersenyum ketika aku menjilat jilat batangnya yang perlahan mengecil. Rei pun memasukan senjatanya kembali ke celananya dan aku hanya mengusap bibirku dengan tissue. Tak lama, Pintu apartemen Rei pun terbuka dan masuklah tujuh orang yang tidak aku kenal. Mereka semua berbadan bagus dan bertampang yang lebih dari biasa. \u201cHalo Rei, siapa tuh ceweknya?\u201d tanya teman si Rei yang akhirnya kuketahui namanya Donny.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cOh dia Cynthia, temen gue\u201d Kata Rei santai \u201cKenalan sana\u201d Singkat kata, aku pun berkenalan dengan mereka semua. Aku tidak bisa mengingat nama mereka semua karena mereka terlalu banyak. Rei pun segera bercakap cakap dengan mereka sementara aku masih di dapur menyiapkan makanan. Ketika aku sedang mencari cari tempat buat chips, aku merasakan ada tangan yang memegang pantat ku. Aku kira itu tangan milik si Rei, jadi aku hanya diam dan meneruskan kerjaanku. \u201cHmm, boleh juga pantat loe\u201d Ketika aku mendegar bahwa itu bukan suara Rei aku pun kaget dan segera menepis tangan itu. \u201cPinter juga si Rei kalo cari cewek\u201d ternyata itu si Donny. \u201cUdah ga usah sok jual mahal, Rei udah ngomong kalo loe itu suka seks\u201d imbuhnya. Aku sangat sakit kaget ketika dia ngomong secara terus terang. Aku hanya diam saja sambil menunduk malu. \u201cLoetau kenapa loe di sini?\u201d tanyanya lagi. Aku hanya menggelengkan kepala saja. \u201cLoe itu di sini buat muasin kita kita. Mending loe sekarang ikutin aja apa yang aku bilang ato loe bakalan diperkosa rame rame ama mereka.\u201d katanya mengancam. Aku yang tidak punya pilihan lain hanya mengangguk menurut. \u201cHehehehe.. bagus. Sekarang loe temenin mereka ngobrol trus gue bakalan siapin minumannya.\u201d suruhnya. Aku pun hanya mengangguk dan mengambil salad yang tadi aku buat. Ternyata mereka lagi berjudi. Aku tidak tau apa yang mereka mainkan tapi mereka menyuruhku duduk dan ikut main. Mereka pun segera menjelaskan peraturannya. Aku baru tau kalo mereka itu bermain poker, tapi yang menang bisa menyuruh salah satu dari yang kalah untuk melepas baju.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Aku pun mengiyakan aja meskipun aku tau kalo aku kalah dua kali maka aku akan telanjang bulat. Aku pun tersadar, jadi ini maksud Rei mengambil beha dan g stringku. Aku hanya melirik ke Rei yang tersenyum kemengangan. Tak lama, Donny pun datang membawa minuman. Dia memberiku sebotol corona yang tadi kubeli dan kuminum pelan pelan. Ketika ronde pertama di mulai, mereka pun segera dengan cepatnya mengatur kartu mereka. Aku yang tidak tau apa apa, cuma melihat kartuku dan meminum coronaku. Aku merasa bahwa salah satu dari mereka menang, mereka pasti akan menyuruhku membuka bajuku. Ternyata benar, aku tidak tau apa nama kartuku tetapi meraka ngomong kalo aku kalah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Maka salah satu dari mereka menyuruhku melepas bajuku. Ketika aku membuka bajuku, mereka hanya berkomentar tentang toketku yang besar itu. Aku yang setengah telanjang hanya menunduk malu dan menutupi putingku dengan tanganku. Tak lama kemudian, mereka memulai ronde yang kedua. Aku merasa bahwa muka dan badanku mulai memanas, aku tidak tau apakah itu reaksi dari bir atau sorotan sorotan mereka. Aku yang mulai merasa canggung, mulai meminum birku sampai habis. Tak lama kemudian, ronde ke dua berakhir dengan melayangnya rok ku. Memekku yang tak berambut itu sudah tidak tertutupi apa apa. Aku merasa memekku mulai gatal, dan aku tersadar kalo Donny telah mencampurkan obat perangsang ke dalam bir ku.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Aku yang sudah tidak bisa menahan gatalnya mulai menggesek gesekkan pahaku. \u201cHehehehehe, terangsang ya cyn?\u201d tanya si Rei dengan santainya. Aku cuma diam saja dan menunduk. \u201cKalo mau ngerasain kontol kita kita bilang aja Cyn\u201d imbuhnya. Aku sangat malu, tapi aku juga terangsang dengan hebatnya. Aku yang masih menggesek gesekan pahaku tanpa sadar mengeluh terangsang. Mereka cuma tertawa melihatku seperti itu. Aku pun berkata ke Rei \u201cRei, please masukin kontol loe\u201d. Mereka yang mendengar itu hanya tertawa dan mulai mengeluarkan kontolnya. Rei pun menjawab \u201cKalo loe mau dientot, loe ngomong ama mereka semua, jangan cuma gue doank. Ntar yang lain kan iri\u201d katanya mengejek. \u201cPls entot gue, gue udah ga tahan lagi\u201d kataku sambil merangkak ke salah satu dari mereka dan mulai meremas remas kontolnya. Mereka hanya ketawa dan memanggilku \u201cmaniak seks\u201d, \u201ccewek gila kontol\u201d dan lain lain nya. Aku pun segera memasukan kontol yang kupegang itu ke mulutku.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kumulai dengan mencium kepala kontolnya dan menjilat jilat batangnya yang sudah tegang. Empunya kontol itu pun segera mengeluh tertahan dan memegang kepalaku dan memaksaku memasukan kontolnya yang panjang itu ke mulutku. Aku hanya memejamkan mata ketika aku merasakan kontol lain menerobos dinding vaginaku. \u201cOoh\u201d, lenguhku tertahan. Seseorang yang mengentotku dari belakang itu segera memaju-mundurkan kontolnya di memekku. Aku merasa kalo tiap kali dia mendorong pantatnya, kepala kontolnya menyentuh dinding rahimku. Salah seorang dari mereka memukul pantatku hingga merah dan memasukan salah satu jarinya ke dalam anusku. Aku pun hanya melenguh keenakan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ketika aku masih keenakan merasakan jari di anusku, kontol yang ada di mulutku segera menyemprotkan air maninya dan langsung kutelan. Aku pun mulai menjilati kontol itu dengan maksud membersihkannya. Cowok yang kujilati kontolnya itu hanya tersenyum dan meremas toketku. Dengan tiba tiba, cowok yang memompaku dari belakang menarik kontolnya. Aku yang masih belum keluar menoleh dengan protes tapi kulihat kalo itu ternyata si Donny yang memompaku dan Donny hanya berdiri dan meninggalkanku sambil tersenyum. Dia pun menyuruhku untuk menungging dengan tangan di meja makan. Aku pun menurut saja. Ketika aku sudah dalam posisi menungging, Donny pun dengan kasarnya memasukkan kontolnya di anusku. Aku pun menjerit menahan sakit yang luar biasa itu. Setelah dua menit kesakitan, aku pun mulai merasa nikmatnya anal seks. Aku pun segera mengikuti irama Donny, dan Donny pun segera mengangkat kedua pahaku dengan kontol yang masih di anusku. Aku pun tidak punya pilihan lain selain bersandar kebelakang supaya tidak jatuh.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Donny dengan pelannya menaik turunkan tubuhku sambil memutar badannya. Maka memekku pun terpampang dengan jelas ke cowok cowok yang laen. Aku sangat kaget ketika aku melihat si Rei merekam kejadian itu dan temannya memfotoku. Tapi, kenikmatan yang aku dapatkan dari Donny menelan kekagetanku dan membuatku orgasme. Aku segera menggerang gerang keenakan sambil memilin milin puting kananku. Aku merasa ada cairan vaginaku yang menetes keluar. Kemudian, aku merasa si Donny mulai mempercepat kocokannya di anusku. Aku yang takut jatuh segera menyenderkan tubuhku ke belakang dan membiarkan toketku meloncat loncat dengan bebas. Aku pun juga melihat lampu lampu flash kamera yang mengabadikan kejadian itu. Donny pun segera menjatuhkan tubuhku di kasur yang sudah disiapkan cowok cowok lain di ruang tamu. Aku jatuh dengan telungkup dengan kontol yang masih di anusku.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dengan cepatnya, si Donny mencabut kontol itu dan segera mengeluarkan spermanya di dalam gelas wine yang bening. Aku yang kelelahan cuma melihat itu dengan penuh tanda tanya. Belum sempat aku mengatur nafas, Donny menyuruhku menjilati kontolnya sampai bersih. Aku menjilati kontol itu dengan perasaan yang jijik. Kemudian salah satu dari mereka segera mengangkatku dan memasukkan kontolnya ke memekku. Aku pun cuma melenguh tertahan. Cowok itu segera memaju mundurkan kontolnya dengan aku keadaan berdiri. Aku hanya bisa berteriak teriak kecil karena kontol itu sangat besar diameternya. Aku merasa ada kontol laen yang menerobos anusku. Aku merasa seperti sandwich karena diapit kedua cowok besar itu. Tak lama kemudian aku pun orgasme lagi dan lagi. Tiap kali mereka mau keluar, mereka segera mencabut kontolnya dan mengeluar kan air mani merek di dalam gelas wine. Aku masih bingung dengan itu, tapi ketiga orang yang belom mengentotku segera mengeroyokku. Ada yang memasukkan kontolnya ke memekku, ke mulutku ataupun mengentot toketku. Aku sudah seperti di dalam sorga dunia. Aku tidak tahu sudah berapa kali aku orgasme malam itu. Mereka mengentotku dengan nonstop.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Selalu ada kontol yang mengisi vaginaku. Ketika mereka semua sudah selesai mengentotku, mereka menaruhku di sofa dengan kepala di bawah. Aku sudah tidak tahu apa yang terjadi tapi dengan samar samar aku lihat Donny memasukan leher botol bir yang masih penuh isinya ke vaginaku. Aku pun segera terasadar dengan adanya benda dingin di vaginaku, tapi aku sudah terlalu capek untuk berontak. Aku hanya bisa melihat Donny menaik turunkan botol itu di vaginaku. Kemudian, aku merasakan bir yang meleleh turun dari vaginaku ke toketku. Kemudian, Donny segera menarik botol bir itu dan menyuruhku membuka bibir memekku dengan tanganku. Akupun hanya menurut saja. Kemudian, aku melihati Donny memasukan sedotan ke dalam memekku yang penuh dengan bir dan dengan segera aku merasakan bir itu disedot oleh Donny dan ditelannya. Mereka semua tertawa ketika melihatku melenguh menandakan aku orgasme lagi. Aku yang sudah terlalu capek, mulai merangkak ke atas kasur di lantai ruang tamu dan aku pun tertidur. Keesokan paginya, aku pun terbangun dengan sebuah mentimun di memekku. Aku kebingungan dan aku lihat cowok cowok itu sudah tertidur dengan lelapnya di sebelahku dan di sofa.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Aku pun segera mengeluarkan mentimun itu dari memekku. Ketika aku bangun, aku baru merasakan panasnya anusku dan sakitnya memekku. Dengan sedikit tertatih aku berjalan mencari baju baju ku. Aku menemukan kaos putihku dan rok ku yang langsung kukenakan. Akupun berjalan ke arah kamar mandi untuk merapikan diri. Ketika aku sedang menyisir rambutku yang acak acakan, pintu kamar mandi terbuka dengan tiba tiba dan aku lihat Donny menyeruak masuk. Aku cuma melihat apa yang bakalan dia lakuin. Tak kuduga, dia dengan tanpa malu mulai kencing dengan enaknnya. Aku yang melihat itu hanya menggelengkan kepala dengan jijik.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Setelah aku selesai menyisir rambutku, aku segera keluar secepat mungkin dari kamar mandi itu sebelum si Donny menyuruhku berbuat yang macam macam. Aku pun segera mencari dompet dan kunci mobilku ketika Rei memegang tanganku dan menyuruhku minum pregnancy pil. Rei menyuguhkan pil itu dan segelas air putih yang langsung kuminum. \u201cHebat juga lo Cyn semalem\u201d pujinya \u201cSakit semua nih Rei\u201d jawabku sambil meringis \u201cGue pulang dulu ya capek nih\u201d \u201cYa udah tapi minum ini dulu ya?\u201d katanya sambil menyogorkan gelas yang penuh dengan sperma \u201cgue tau loe pasti suka\u201d \u201cAduh Rei gue laper banget, dari kemaren malem gue blom makan\u201d jawabku mengiba. \u201cEnggak, minum dulu baru boleh pulang. Udah lah cepet minum\u201d tegasnya. \u201cIih maksa banget sih\u201d gerutuku. Rei pun segera mengambil video camnya dan menyuruhku bergaya seolah olah aku menikmati minum sperma. Aku pun hanya tersenyum sambil menegak habis sperma itu. Rei pun tersenyum dan berkata \u201cMulai hari ini kalo loe ke mana mana usahain jangan pake beha ato celana dalem, ok? jadi ntar kalo gue kepengen ngentot, cuma tinggal masukin doank\u201d katanya sambil ketawa. \u201cGila loe\u201d umpatku sambil ngeloyor pergi.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Baca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/kenangan-lain-bersama-sopirku\/\">Cerita Mesum Kenangan Lain Bersama Sopirku<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/the-other-side-of-me\/\">Cerita Lendir The Other Side of Me<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/demi-sebuah-absen-kuliah-pagi\/\">Cerita Ngentot Demi Sebuah Absen Kuliah Pagi<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/para-peronda-malam\/\">Cerita Ngewek Para Peronda Malam<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/gairah-nakal-pengemis-buta\/\">Cerita Panas Gairah Nakal Pengemis Buta<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/kegilaan-di-dalam-lift-kampus\/\">Cerita Porno Kegilaan Di Dalam Lift Kampus<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/selingku-vs-selingku\/\">Cerita Sange Selingku VS Selingku<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-dewasa-di-gilir-8-orang\/\">Cerita Dewasa Di Gilir 8 Orang<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-dewasa-aku-jadi-korban-rayuan-adik-suamiku\/\">Cerita Dewasa Aku Jadi Korban Rayuan Adik Suamiku<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sex-ibu-mertua-yang-luat-biasa\/\">Cerita Sex Ibu Mertua Yang Luat Biasa<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-ngentot-tubuh-baby-sisterku-yang-bohai-dan-semok\/\">Cerita Ngentot Tubuh Baby Sisterku Yang Bohai Dan Semok<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cerita Sex Pesta Sex Dengan 7 Pria &#8211; Namaku Cynthia. aku selalu \u201chaus seks\u201d. Entah itu karena keperawananku yang diambil<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-771","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pesta Sex Dengan 7 Pria - Cerita Dewasa Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pesta Sex Dengan 7 Pria - Cerita Dewasa Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cerita Sex Pesta Sex Dengan 7 Pria &#8211; Namaku Cynthia. aku selalu \u201chaus seks\u201d. Entah itu karena keperawananku yang diambil\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cerita Dewasa Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-07T11:38:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-11T08:29:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"schmu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"schmu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"16 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\"},\"author\":{\"name\":\"schmu\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc\"},\"headline\":\"Pesta Sex Dengan 7 Pria\",\"datePublished\":\"2025-08-07T11:38:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-11T08:29:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\"},\"wordCount\":3005,\"commentCount\":0,\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\",\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\",\"name\":\"Pesta Sex Dengan 7 Pria - Cerita Dewasa Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-08-07T11:38:45+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-11T08:29:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pesta Sex Dengan 7 Pria\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website\",\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/\",\"name\":\"Cerita Dewasa Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc\",\"name\":\"schmu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"schmu\"},\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/author\/schmu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pesta Sex Dengan 7 Pria - Cerita Dewasa Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pesta Sex Dengan 7 Pria - Cerita Dewasa Blog","og_description":"Cerita Sex Pesta Sex Dengan 7 Pria &#8211; Namaku Cynthia. aku selalu \u201chaus seks\u201d. Entah itu karena keperawananku yang diambil","og_url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/","og_site_name":"Cerita Dewasa Blog","article_published_time":"2025-08-07T11:38:45+00:00","article_modified_time":"2026-04-11T08:29:20+00:00","author":"schmu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"schmu","Estimasi waktu membaca":"16 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/"},"author":{"name":"schmu","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc"},"headline":"Pesta Sex Dengan 7 Pria","datePublished":"2025-08-07T11:38:45+00:00","dateModified":"2026-04-11T08:29:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/"},"wordCount":3005,"commentCount":0,"articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/","url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/","name":"Pesta Sex Dengan 7 Pria - Cerita Dewasa Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website"},"datePublished":"2025-08-07T11:38:45+00:00","dateModified":"2026-04-11T08:29:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pesta-sex-dengan-7-pria\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pesta Sex Dengan 7 Pria"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website","url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/","name":"Cerita Dewasa Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc","name":"schmu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g","caption":"schmu"},"url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/author\/schmu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/771","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=771"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/771\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=771"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=771"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=771"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}