{"id":882,"date":"2025-10-20T11:46:39","date_gmt":"2025-10-20T04:46:39","guid":{"rendered":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?p=882"},"modified":"2026-04-11T15:41:46","modified_gmt":"2026-04-11T08:41:46","slug":"cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/","title":{"rendered":"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\">Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku<\/a> &#8211; Kejadian ini berlangsung sekitar 4 tahun lalu ketika saya berumur 22 th. Saat itu saya masih kuliah di salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Saya berkenalan via internet dengan seorang janda keturunan china berumur 40th bernama Jenny, dia mempunyai 2 orang anak berumur 5 dan 9 th. Mulanya saya hanya tertarik karena orangnya ramah dan asyik diajak ngobrol dan cukup bisa mengikuti gaya anak muda alias lumayan \u2018gaul\u2019 lah. Hampir setiap malam dia telepon ke rumah saya. Sampai kadang anak-anaknya ikutan bercanda lewat telepon. SahabatQQ<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suatu saat Jenny akan ada tugas dari kantornya ke Surabaya dia menelepon minta dijemput di Airport katanya, wah asyik nih aku bisa ketemu sekalian bisa ngobrol dan bercanda. Pada saat hari H dia telpon saya lagi dia bilang dia pake baju warna pink dan celana panjang hitam. Hmm sesampainya di airport aku bingung sekali waktu aku lihat-lihat di kedatangan airport yang pakai baju pink dan celana hitam cuman ada satu orang itupun kira-kira masih sekitar umur 30 th menurutku. Aku beranikan diri untuk menyapa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHmm selamat siang bu, ma\u2019af ibu yang bernama Jenny?\u201d dengan senyum yang manis dia langsung merespons,<br \/>\n\u201cApakabar Irwan\u201d.<br \/>\nSaya langsung bengong karena melihat tampangnya yang masih cantik dengan badan langsing tapi gemuk pada bagian yang penting tentunya. Tiba-tiba Jenny langsung mencium pipiku..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMmmuuaachh jangan pake ibu segala ya.. Panggil Jenny aja!\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Wah-wah saya langsung rada horny.. He.. he..he..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seharian saya antar dia keliling ke kantor klien-kliennya, setelah jam kerja usai, kita makan malam dan saya antar lagi dia ke airport. Di perjalanan tiba-tiba dia minta berhenti di pinggir jalan. Saya tanya, \u201cKenapa kok berhenti?\u201d tanpa banyak bicara dia langsung mencium bibir saya dan membuka retsleting celana saya, penis saya langsung menegang tanpa basa-basi. Sambil mengelus-elus batangku dia bergumam,<br \/>\n\u201cHmm mantap juga batang kamu ini\u201d<br \/>\nUkuran penisku tidak terlalu besar sih sekitar 18 cm panjangnya, tapi menurut Jenny, \u201chelm proyek\u201d-nya ini bisa bikin nyesek.. He.. he.. he.. he..<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah puas melumat bibirku dia langsung menyedot batang kemaluanku yang dari tadi sudah menunggu hisapan mulut sexinya, tak ketinggalan lidahnya menjilat-jilat batang penisku, aku tak mau tinggal diam tanganku berusaha meremas dadanya yang cukup kenyal, tapi dia menepis, \u201cSudah deh kali ini biar Jenny yang kerja,\u201d ya.. aku pasrah saja sambil menikmati sedotan bibirnya, tak lama kemudian aku serasa melayang-layang dan kepala penisku serasa makin besar akhirnya \u201cOughh.. ahh..\u201d Crott!! Spermaku keluar di mulut Jenny, Dia makin gila menyedot semua batangku masuk ke mulutnya seakan nggak mau ada spermaku yang lolos dari mulutnya. Kepala penisku masih berdenyut saat Jenny menyedotnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAhhmm enak banget batang kamu, thank\u2019s ya,\u201d kata Jenny, sambil tersenyum dan menciumku, dia sangat suka dengan penisku, sementara aku hanya bisa diam dan masih terheran-heran melihat kebinalannya,\u201d Ayo jalan, ntar ketinggalan pesawat nih.\u201d Tiba-tiba Jenny protes melihat aku hanya terdiam dan membiarkan celanaku terbuka. Pada saat aku tiba di parkiran airport Jenny berkata,\u201d Kamu masih utang lho sama aku\u201d hmm aku hanya bisa senyum sambil kali in aku yang mencium bibir sexy-nya. Jenny memelukku erat, kami seperti pasangan kekasih aja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebulan telah berlalu, kami tetap berhubungan via telepon, hubngan kami semakin akrab, lalu saya memutuskan untuk pergi ke Jakarta untuk bertemu Jenny. Kebetulan anak-anaknya sedang liburan sekolah, sekalian saya bertugas mengajak anaknya jalan-jalan. Saat tiba di Jakarta saya menginap di sebuah hotel yang cukup terkenal di daerah Senayan. Lalu kami bertemu dan jalan-jalan bersama kedua anaknya, \u201cHmm sudah seperti keluarga aja nih\u201d pikirku dan Jenny terlihat makin cantik, lebih cantik dari sebelumnya. Sepulang dari jalan-jalan, tiba-tiba anak Jenny yang berumur 7th meminta saya untuk menginap di rumahnya, agar kita bisa main playstation berdua. Asyik juga nih pikirku, karena memang aku juga keranjingan main game.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saya dan Dodi (anak sulung Jenny) sudah 2 jam main playstation. Saat itu sudah jam 23.00, Dodi sudah mau tidur sementara Jenny masih sibuk membereskan kamar yang akan saya tempati. Kelar main PS dengan Dodi, saya langsung mandi karena sejak tadi saya belum mandi. Selesai mandi saya lihat Jenny sudah selesai beres dan duduk di sofa ruang keluarga sambil nonton TV. Cantik sekali Jenny saat itu, dengen baju tidur warna ungu, wah.. yang bikin saya deg-degan dadanya yang berukuran 34b menyembul dibalik gaunnya, dan setelah aku curi-curi pandang ternyata dia tidak memakai bra.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKamu masih hutang ama aku lho Wan\u201d, Jenny berkata begitu dengen senyum manisnya.<br \/>\nYa aku langsung jawab aja, \u201cIya deh pasti aku lunasin kok\u201d wah kebeneran nih ngerasain vagina janda.. Hehehehe biarpun sudah umur 40-an tapi badannya sangat sexy karena memang hobbynya berenang. \u201cKita sambil nonton bokep yuk Wan,\u201d kata Jenny.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sewaktu Jenny memasang vCD rada sedikit nungging, Hmm.. pahanya terlihat mulus den belahan pantatnya terlihat sangat bersih, aku tak tahan langsung aja aku samperin dan menjilat belahan pantatnya dari belakang sampai turun ke selangkangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAhh sayangg.. Sabar donk.. Aku sudah lama nggak diginiin\u201d Jenny mendesah sambil kakinya gemetaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aku gendong saja ke sofa terus aku ciumin bibrnya, Jenny merespons ciumanku dengan ganasnya, \u201cJago juga nih ciumannya\u201d, pikirku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara kedua tanganku mulai menyelusup ke dadanya yang sejak tadi membusung karena menahan nafas, \u201cOughh ahh.. Terusin sayang,\u201d desahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tangan Jenny mulai berusaha meraih batang penisku yang sudah menegang dengan helm yang memerah, \u201cEitt ini giliranku bayar hutang,\u201d tanganku menepis tangan Jenny dengan lembut, dia hanya tersenyum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara mulutku mulai menjilat-jilat puting Jenny yang berwarna pink. Jemarinya mendekap erat kepalaku, sambil mendesah dan kakinya memeluk erat pinggulku, \u201cSuck my pussy baby\u201d<br \/>\nJenny mendorong kepalaku ke arah vaginanya yang dari tadi cairannya membasahi dadaku. Hmm asyik benar nih pikirku dalam hati. Saat aku mulai menyapukan lidahku dari bagian bawah ke atas vaginanya aku merasakan cairan yang sangat nikmat yang aku impikan sejak pertama kali bertemu Jenny. Aku hisap clitorisnya dia makin mengejang dan aku merasakan vaginanya sperti menghisap bibirku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cCiuman ama bibir atau vagina sama enaknya nih,\u201d pikirku.<br \/>\n\u201cOughh sayangghh enak,\u201d gumamnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lidahku mulai bergerak konstan di clitorisnya semakin cepat, pantatnya bergerak naik turun mengikuti irama lidahku, tiba tiba dia berteriak histeris.<br \/>\n\u201cFuck.. Ahh ahh oughh ah ahh ahh.. Irwann eghh.,\u201d badan Jenny mengejang, tangannya menekan kepalaku ke vaginanya hingga hidung dan hampir semua wajahku basah karena cairan vaginanya.<br \/>\nNafasnya tersengal-sengal dadanya makin membusung (ini pengalaman pertamaku menjilat vagina, sekarang aku suka sekali menjilat vagina sampai lawan sex-ku mencapai klimaks karena jilatanku).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aku jilati terus dan aku telan semua cairan vaginanya, rasanya enak banget!! Sementara nafas Jenny masih tersengal-sengal aku angkat kedua pahanya sehingga lobang pantatnya pas berada di bibirku. Aku jilati lagi sisa-sisa cairan yang meleleh di lobang pantat Jenny sambil aku teruskan jilatanku ke atas dan turun lagi berulang-ulang. Tangan Jenny makin menekan kepalaku, aku makin menikmati permainan ini dan aku lihat kepala Jenny menegadah pertanda dia sangat menikmati jilatanku, sampai akhirnya aku berbalik lagi menjilat bagian lobang vaginanya yang masih berdenyut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSayangghh terusinn aku hampir sampai lagi nihh,\u201dgumamnya sambil menggerak-gerakan pantatnya.<br \/>\nAku makin enjoy dengan rasa vaginanya yang seperti sayur lodeh.. Hehehehe. Aku hisap clitorisnya sampai akhirnya dia mulai mengejang-ngejang.. \u201cOughh enakk sayangku..\u201d<br \/>\nKuku jemarinya terasa perih di belakang leherku. Jenny mencapai klimaks untuk kedua kalinya, tanpa menunggu-nunggu lagi aku tancapkan saja batang penisku yang dari tadi sudah menunggu untuk bersarang, Ternyata tak semudah itu, lobang vaginanya memang cukup sempit pertama kali hanya kepala penisku aja yang bisa masuk, lalu setelah aku keluarkan dan aku masukkan lagi beberapa kali akhirnya.<br \/>\nBLESS..<br \/>\n\u201cEghh.. Enak banget Wan,\u201d gumamnya Jenny langsung menciumi bibirku dengan penuh nafsu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aku mulai memompa vaginanya secara beraturan sambil menjilati puting susunya yang merah dan menegang, enak benar vagina Jenny, pikirku. Selama 15 menit aku memompa, perlahan tapi pasti vagina Jenny makin terasa makin menyempit, aku makin merasa enak. Cerita Nafsu<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAhh.. Ahh oughh\u201d mendesah sambil tangannya mencengkeram pinggiran sofa. Tiba-tiba cengkeramannya pindah ke punggungku sambil setengah berteriak Jenny mencapai klimaks yang ketiga kalinya,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAghh ahh I LOVE THE WAY YOU FUCK ME!!\u201d<br \/>\nAku makin mempercepat gerakanku.. Jenny makin menggila.<br \/>\n\u201cFUCK.. FUCK.. FUCK ME.. Oughh ahh ahh,\u201d Jenny benar meracau tak karuan, untung jarak kamar tidur dengan ruang tengah cukup jauh sehingga teriakannya tidak mengganggu tidur kedua anaknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setalah Jenny menikmati sisa-sisa klimaksnya aku ciumin bibrnyai dia dan dia tersenyum, \u201cThank\u2019s ya, hutangmu lunas, tapi kamu belum keluar sayangku,\u201d dia berkata sambil membalikkan badannya dan kedua tangannya memegang sandaran sofa.<br \/>\n\u201cFuck me from behind,\u201d dia mengarahkan penisku yang masih menegang ke arah lobang vaginanya yang sudah basah kuyup.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langsung aja aku pompa vaginanya karena aku sudah tak tahan ingin cepat-cepat keluar, baru sepuluh kali keluar masuk, Jenny mendesah berat dan vaginanya berdenyut pertanda dia mencapai klimaksanya, badannya seperti kehilangan tenaga, aku tahan pantatnya sambil terus aku pompa vaginanya. Denyutan vaginanya membuat aku merasa makin nikmat. Dengan mata sayu Jenny berkata, \u201cKeluarin di mulutku sayangku, aku haus spermamu\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aku tidak memperdulikan aku tetap focus mengejar kenikmatanku sendiri sampai akhirnya aku akan mencapai puncak kenikmatan aku cabut penisku, dengan sigapnya Jenny meraih batang penisku dan mengocok-ngocok di dalam mulutnya.<br \/>\n\u201cOughh.. Isepin penisku sayanghh ahh..\u201d<br \/>\nCrott!! Crott.. Crott..<br \/>\nCairan spermaku meleleh di dalam mulutnya sampai keluar dari tepi bibir Jenny.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiba-tiba ada suara lenguhan yang cukup mengagetkanku\u201dahh ahh ahh oughh..,\u201d kami berdua terkaget-kaget ketika aku lihat pembantu Jenny yang bernama Dina sudah telentang sambil mengejang di lantai, jemarinya terlihat berada di dalam vaginanya, sementara bajunya sudah tidak karuan. Aku baru sadar jika permainan kami diperhatikan oleh pembantu yang kira-kira masih berumur 15 tahun. Namun badannya lumayan bongsor dan mulus, buah dadanya terlihat membusung indah sekali. Namanya Dina.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata Dina sudah memperhatikan permainan kita sejak tadi. Tanpa malu-malu lagi Jenny memanggilnya,<br \/>\n\u201cSini kamu!\u201d sambil mukanya memerah Dina berjalan mendekat.<br \/>\n\u201cKamu ngapain?\u201d tanya Jenny.<br \/>\n\u201cYa lihat Ibu sama Mas Irwan begituan,\u201d jawabnya dengan lugu sambil melirik ke arah penisku yang masih tegak.<br \/>\nJenny berbisik, \u201cAku sudah cape nih, aku rela kok kamu main sama Dina, tuh penis kamu masih tegak,\u201d sambil menciumku Jenny membisikkan hal yang benar-benar aku inginkan dan cukup mengejutkan bagiku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sambil menunjuk ke arah vCD bokep yang sedang beradegan anal, Jenny berkata kepada Dina,<br \/>\n\u201cKamu mau ngentot seperti di TV itu ya Dina\u201d<br \/>\nDengan muka makin memerah Dina menjawab dengan perlahan dan gemetaran,<br \/>\n\u201cEng.. Engga bu, ma\u2019afkan Dina\u201d.<br \/>\nDengan nada sedikit membentak Jenny memerintah, \u201cPokoknya kamu harus layani Mas Irwan sampai dia puas!! Siapa suruh ngelihat kita ngentot sambil mainan vagina pula, isepin tuh penis Mas Irwan!\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sambil perlahan-lahan mendekat, tangan Dina yang masih terlihat basah karena cairan vaginanya, meraih batang penisku, perlahan Dina mulai mengocok-ngocok sambil mengulum penisku.. Hmm enak sekali bibr mungil Dina. Aku elus pipinya dia memandang ke arahku, aku tanya si Dina, \u201cKamu sudah pernah ngentot ya?\u201d<br \/>\nDengan senyum malu-malu Dina menjawab, \u201cSudah Mas, dulu waktu Dina masih di kampung sama teman-teman\u201d<br \/>\n\u201cHahh ama teman-teman?, rame-rame Donk?\u201d aku bertanya kembali.<br \/>\nDina hanya mengangguk lalu melanjutkan kulumannya. Aku lihat Jenny sudah terlelap kecapean.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tanpa sadar aku meremas-remas payudara Dina sambil memelintir putingnya. Dina mendesah menikmati sambil terus berusaha mengulum penisku. Dengan lugu Dina berkata, \u201cMass ahh tolong donk dimulai, masukin Mass\u201d.<br \/>\nAku langsung mengangangkan kedua paha Dina dan Bless ternyata memang benar dia sudah tidak perawan lagi. Dina mendesah perlahan.. \u201cOuhh penis Mas besar sekali, baru kali ini saya ngentot sama orang dewasa.\u2019<br \/>\nDina terus menggoyang-goyangkan pantatnya sambil meremas payudaranya sendiri. Wah.. cukup pengalaman juga nih anak pikirku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Matanya terpejam sambil bibirnya mendesis seperti orang kebanyakan cabe..<br \/>\n\u201cSsshh ahh enakk Mass eghh.\u201d<br \/>\nTiba-tiba dia berusaha berdiri sambil mendorong badanku, \u201cAku mau diatas mass ahh aku mau keluar\u201d<br \/>\nAku oke-in aja deh aku telentang, Dina berjongkok sambil menggoyangkan pantatnya, dia menciumi leherku aku remas remas kedua payudaranya yang ranum denga puting kecoklatan. Genjotannya semakin keras aku mengimbangi goyangan pantatnya, aku naik turunkan pinggulku juga. Dina mendesah tak karuan sambil rebah di dadaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAhh mass ahh ahh oughh aku keluar Mass ahh aku mau lagi Mass.. Ahh..,\u201d bibirnya melumat bibirku penuh nafsu, dia berdiri dan menghadap tembok.<br \/>\n\u201cAyo Mass, kita main lagi, aku ingin dientot sambil berdiri,\u201d dengan sedikit mengangkat pantatnya aku lesakkan batang penisku ke dalam vaginanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dina menoleh ke arahku dan dia cuman tersenyum sambil berkata, \u201cBoleh nggak yang seperti di TV Mas?\u201d<br \/>\nWah.. binal juga nih anak pikirku, dalam hati aku juga ingin ngentot pantat nih, kebetulan. Pantat Dina memang bagus banget kenyal dan bulat, aku makin nafsu melihatnya. Dina membimbing penisku masik ke lobang anusnya, oughh sempit banget rasanya tapi enak. Langsung aja aku dorong penisku keras keras,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cArrghh oughh Mass enakk teruss mass\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dina benar-benar sexy, bau badannya yang wangi rada asem dikit membuatku semakin terangsang, aku jilatin punggung dan leher bagian belakangnya sambil meremas payudaranya dari belakang. Gerakan bokongnya benar-benar mirip Inul penyanyi dangdut.. Hehehe. Sambil terus mendesah, Dina meraih tanganku dan dibimbingnye masuk ke lubang vaginanya yang banjir sejak tadi.<br \/>\n\u201cKocokin jarimu Mass di dalam vaginaku.. Ahh ahh oughh enakk!!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiba-tiba pantatnya mengejang dan berdenyut (baru kali ini aku tahu kalau pantat dientot juga bisa klimaks)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAhh Mass keluarin di pantatku, Mass aoughh aku keluar Mass.. Oughh ahh ahh\u201d<br \/>\nDina meremas-remas payudaranya sendiri. Aku pompa pantatnya kencang-kencang karena denyutan anusnya aku nggak tahan sementara tanganku terus bergerak keluar masuk vaginanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dina menengadah ke atas sambil terus meremas-remas payudaranya dan.. \u201cAhh mass aku keluar lagi.. Ahh ahh..\u201d<br \/>\nMendengar desahannya aku makin bernafsu dan kepala penisku semakin membesar mau bongkar muatan,<br \/>\n\u201cOughh Dina pantatmu enakk banget.. Ahh\u201d<br \/>\nSemprotan spermaku membasahi bagian dalam anus Dina yang masih berdenyut. Lutut Dina bergetar dan dia terkulai lemas di lantai, penisku juga mulai melemas, kami berpelukan kecapean.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Benar-benar malam yang liar malam ini, waktu sudah menunjukkan pukul 04.00 pagi.. Wah tidak terasa sudah hampir 5 jam aku bermain sex dengan dua wanita liar ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selama aku tinggal di rumah Jenny, tiap malam aku ngentot dengannya dan paginya Dina selalu menyediakanku sarapan pagi dan dia tidak pernah memakai celana dalam, aku sarapan sambil ngentot sama Dina. Hehehehe. Enakk tenan.<\/p>\n<p>Baca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/mahasiswi-pesta-sex-dengan-pembantu-supir-tukang-kebun\/\">Cerita Sange Mahasiswi Pesta Sex Dengan Pembantu Supir Tukang Kebun<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/sandra-dan-tukang-kebun\/\">Cerita Dewasa Sandra Dan Tukang Kebun<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/nikmatnya-di-perkosa-pak-parno\/\">Cerita Sex Nikmatnya Di Perkosa Pak Parno<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/perselingkuhanku-dengan-bram-teman-suamiku\/\">Cerita Mesum Perselingkuhanku Dengan Bram Teman Suamiku<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/pembantu-pembangkit-birahi\/\">Cerita Lendir Pembantu Pembangkit Birahi<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/kakak-ku-sungguh-menggoda\/\">Cerita Ngentot Kakak Ku Sungguh Menggoda<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/bonus-ngentot-dari-pasienku\/\">Cerita Ngewek Bonus Ngentot Dari Pasienku<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/kisah-tragisku-di-perkosa-guru-privat-terbaru\/\">Cerita Panas Kisah Tragisku Di Perkosa Guru Privat Terbaru<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/aku-di-perkosa-om-om-hidung-belang\/\">Cerita Porno Aku Di Perkosa Om Om Hidung Belang<\/a><br \/>\nBaca Juga Informasi Lainnya <a href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/kisah-kupu-kupu-kesepihan-lindia\/\">Cerita Sange Kisah Kupu &#8211; Kupu Kesepihan, Lindia<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku &#8211; Kejadian ini berlangsung sekitar 4 tahun lalu ketika saya berumur 22 th.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-882","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku - Cerita Dewasa Blog<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku - Cerita Dewasa Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku &#8211; Kejadian ini berlangsung sekitar 4 tahun lalu ketika saya berumur 22 th.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cerita Dewasa Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-20T04:46:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-11T08:41:46+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"schmu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"schmu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"13 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\"},\"author\":{\"name\":\"schmu\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc\"},\"headline\":\"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku\",\"datePublished\":\"2025-10-20T04:46:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-11T08:41:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\"},\"wordCount\":2376,\"commentCount\":0,\"articleSection\":[\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\",\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\",\"name\":\"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku - Cerita Dewasa Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-10-20T04:46:39+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-11T08:41:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website\",\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/\",\"name\":\"Cerita Dewasa Blog\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc\",\"name\":\"schmu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"schmu\"},\"url\":\"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/author\/schmu\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku - Cerita Dewasa Blog","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku - Cerita Dewasa Blog","og_description":"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku &#8211; Kejadian ini berlangsung sekitar 4 tahun lalu ketika saya berumur 22 th.","og_url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/","og_site_name":"Cerita Dewasa Blog","article_published_time":"2025-10-20T04:46:39+00:00","article_modified_time":"2026-04-11T08:41:46+00:00","author":"schmu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"schmu","Estimasi waktu membaca":"13 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/"},"author":{"name":"schmu","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc"},"headline":"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku","datePublished":"2025-10-20T04:46:39+00:00","dateModified":"2026-04-11T08:41:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/"},"wordCount":2376,"commentCount":0,"articleSection":["Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/","url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/","name":"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku - Cerita Dewasa Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website"},"datePublished":"2025-10-20T04:46:39+00:00","dateModified":"2026-04-11T08:41:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/cerita-sange-janda-chinese-ketagihan-goyangan-ku\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cerita Sange Janda Chinese Ketagihan Goyangan Ku"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#website","url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/","name":"Cerita Dewasa Blog","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/#\/schema\/person\/e40bae56bd62667590423d623c06d0bc","name":"schmu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/082dff75265c6bf01cb08afa8e9e3e49a15480050ab46bd77b7617e75204ec14?s=96&d=mm&r=g","caption":"schmu"},"url":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/author\/schmu\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=882"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/882\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/prime.edu.pk\/blogs\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}